Habib Rizieq

Habib Rizieq

Minggu, 03 Mei 2015

ISLAM DAMAI



ISLAM DAMAI
Assalaamu 'Alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh ...
Bismillaah Wal Hamdulillaah ...
Wash-sholaatu Was-salaamu 'Alaa Rasuulillaah ...
Wa 'Alaa Aalihi Wa Shohbihi Wa Man Waalaah ...
Damaikah Islam ... ?
1. Jika yang dimaksud dengan Islam Damai adalah Islam yang "Rahmatan Lil 'Aalamiin" yaitu Islam yang menebar rahmat untuk semesta Alam, maka Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Damai.
2. Jika yang dimaksud dengan Islam Damai adalah Islam yang cinta kehidupan yang aman dan nyaman, serta tenang dan senang, bagi seluruh umat manusia, tanpa kebencian dan permusuhan, tanpa kerusuhan dan peperangan, maka sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Damai.
3. Jika yang dimaksud dengan Islam Damai adalah Islam yang cinta Keadilan dan Kejujuran, serta cinta Dialog dan Musyawarah, dan juga selalu membangun hubungan baik antar sesama umat manusia, maka sekali lagi dan sekali lagi, kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Damai.
4. Jika yang dimaksud dengan Islam Damai adalah Islam yang Anti Kezoliman dan Kebrutalan serta Kebiadaban, dan juga Anti Kemaksiatan dan Kemunkaran serta Kesewenang-wenangan, maka sekali lagi dan sekali lagi serta sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Damai.
5. Namun, jika yang dimaksud dengan Islam Damai adalah Islam yang membiarkan Kemusyrikan dan Kebathilan, serta Kema'siatan dan Kemunkaran, juga Kezoliman dan Kebiadaban, lalu tidak melawan saat Islam dan umatnya ditindas dan dirusak serta diporak-porandakan, maka Islam tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi Damai dari zaman Nabi SAW hingga Hari Qiyamat.
Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab



sumber asli :

Jumat, 01 Mei 2015

ISLAM TOLERAN

ISLAM TOLERAN

Assalaamu 'Alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh ...

Bismillaah Wal Hamdulillaah ...
Wash-sholaatu Was-salaamu 'Alaa Rasuulillaah ...
Wa 'Alaa Aalihi Wa Shohbihi Wa Man Waalaah ...

Tolerankah Islam ... ?

1. Jika yang dimaksud dengan Islam Toleran adalah Islam yang berakhlaqul karimah, sopan dan santun, lembut dan ramah, arif dan bijak, simpatik dan menarik, terhadap muslim mau pun non muslim, maka Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Toleran.

2. Jika yang dimaksud dengan Islam Toleran adalah Islam yang tidak kasar dan keras, tidak ganas dan beringas, tidak bengis dan sadis, dalam menyampaikan Da'wah Islam, maka sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Toleran.

3. Jika yang dimaksud dengan Islam Toleran adalah Islam yang tidak Anti Dialog, baik Lintas Madzhab mau pun Lintas Agama, dan tidak juga Anti Kerjasama dalam kebaikan antar sesama umat manusia, maka sekali lagi dan sekali lagi, kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Toleran.

4. Jika yang dimaksud dengan Islam Toleran adalah Islam yang tidak mudah membid'ahkan atau memfasiqkan, apalagi mengkafirkan sesama muslim, dan tidak juga mencaci maki agama lain, maka sekali lagi dan sekali lagi serta sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Toleran.

5. Namun, jika yang dimaksud dengan Islam Toleran adalah Islam yang mencampurkan adukkan agama, atau mengatakan semua agama sama dan benar, serta meyakini bahwa semua umat beragama pasti akan masuk surga, lalu membenarkan Kawin Beda Agama, dan ikut merayakan Hari Besar semua Agama, lalu berdamai dengan kebathilan dan kemunkaran serta kemusyrikan, maka Islam tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi Toleran dari zaman Nabi SAW hingga Hari Qiyamat.

Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab

sumber asli :
https://m2.facebook.com/HabibRizieq/photos/a.205788042955513.1073741827.159905264210458/391578424376473/?type=1&ref=bookmark

Rabu, 29 April 2015

ISLAM RADIKAL

ISLAM RADIKAL
Assalaamu 'Alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh ...
Bismillaah Wal Hamdulillaah ...
Wash-sholaatu Was-salaamu 'Alaa Rasuulillaah ...
Wa 'Alaa Aalihi Wa Shohbihi Wa Man Waalaah ...
Radikalkah Islam ... ?
1. Jika yang dimaksud dengan Islam Radikal adalah Islam yang menegakkan Hukum Allah SWT secara Kaaffaah melalui pelaksanaan Da'wah dan penegakan Hisbah serta penggeloraan Jihad, maka Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Radikal.
2. Jika yang dimaksud dengan Islam Radikal adalah Islam yang mengatakan Haq itu Haq dan Bathil itu Bathil, maka sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Radikal.
3. Jika yang dimaksud dengan Islam Radikal adalah Islam yang menghalalkan yang halal dan mengharamkan yang haram, maka sekali lagi dan sekali lagi, kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Radikal.
4. Jika yang dimaksud dengan Islam Radikal adalah Islam yang menolak Sepilis (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme), dan memerangi Korupsi, serta Anti Kapitalisme dan musuh Atheisme, serta tidak kompromi dengan kebathilan, maka sekali lagi dan sekali lagi serta sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah Radikal.
5. Namun, jika yang dimaksud dengan Islam Radikal adalah Islam yang tidak santun dan tidak berakhlaq, yang keras dan ganas, serta bengis dan beringas, yang juga mudah mengkafir-kafirkan sesama muslim, dan suka mengganggu orang-orang kafir yang tidak menyerang Islam, serta gemar mengobarkan perang dan huru hara, dan juga Anti Dialog antar Madzhab apalagi antar Agama, maka Islam tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi Radikal dari zaman Nabi SAW hingga Hari Qiyamat.

Selasa, 28 April 2015

ISLAM MODERAT



ISLAM MODERAT
Assalaamu 'Alaikum Wa Rohmatullaahi Wa Barokaatuh ...
Bismillaah Wal Hamdulillaah ...
Wash-sholaatu Was-salaamu 'Alaa Rasuulillaah ...
Wa 'Alaa Aalihi Wa Shohbihi Wa Man Waalaah ...
Moderatkah Islam ... ?
1. Jika yang dimaksud dengan Islam Moderat adalah Islam yang menegakkan Hukum Allah SWT secara Kaaffaah melalui penegakan Da'wah yang santun, dan Hisbah yang tegas, serta Jihad yang keras saat dibutuhkan, maka Islam sejak zaman Nabi SAW sudah moderat.
2. Jika yang dimaksud dengan Islam Moderat adalah Islam yang tidak mudah mengkafir-kafirkan sesama muslim, dan tidak mengganggu orang-orang kafir yang tidak menyerang Islam, serta tidak Anti Dialog antar Madzhab mau pun Agama, maka sekali
lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah moderat.
3. Jika yang dimaksud dengan Islam Moderat adalah Islam yang berakhlaqul karimah, santun lembut dan ramah, tidak kasar dan ganas, tidak bengis dan beringas. Kalau pun terpaksa harus berjihad dengan keras, tapi tetap menjaga Akhlaq dalam peperangan, maka sekali lagi dan sekali lagi, kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah moderat.
4. Jika yang dimaksud dengan Islam Moderat adalah Islam yang rajin dan disiplin serta tidak ketinggalan zaman, sehingga maju dalam bidang Pendidikan, Ekonomi, Sosial, Politik dan Sains Modern, maka sekali lagi dan sekali lagi serta sekali lagi kita katakan bahwa Islam sejak zaman Nabi SAW sudah moderat.
5. Namun, jika yang dimaksud dengan Islam Moderat adalah mencampurkan adukkan agama (Pluralisme), dan memisahkan agama dari urusan negara (Sekularisme), serta membebaskan segala kemunkaran (Liberalisme), dan berpihak kepada para konglomerat (Kapitalisme), lalu melindungi Rampok Negara (Koruptor), bahkan menolak kebenaran agama (Atheisme), serta berdamai dengan kebathilan, maka Islam tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi Moderat dari zaman Nabi SAW hingga Hari Qiyamat.
Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab

Kamis, 28 Agustus 2014

Nasehat Untukmu Wahai lelaki

Nasehat Untukmu Wahai lelaki

Penulis : Ade Setiawan hamba ALLAH yang hina /29/08/2014

√ Lelaki harus tegar menghadapi kehidupan, pantang menyerah, dan siap menjadi pemimpin rumah tangga
√ Lelaki yang baik tidak akan memainkan perasaan wanita, ketampanan seorang lelaki bukanlah jaminan, tetapi hati dan akhlaknya yang baik itulah lelaki terbaik.
√ Lelaki tidak boleh menunjukkan air mata kesedihan di depan umum, jika lelaki ingin menangis menangislah di dalam hati .
√ Lelaki yang baik adalah yang menangisi dosa-dosa yang diperbuatnya kepada ROBB-NYA, bukan lelaki yang menangisi karena cinta kepada manusia yang fana.
√ Dan Sebaik-baiknya lelaki ialah lelaki yang menegakkan sholat  berjamaah 5 waktu di masjid
√ Yahh.. lelaki itu termaksud di dalam hadits nabi bahwa  ada 7 golongan yang di naungi oleh ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala pada hari kiamat yaitu

  • Pemimpin yang adil
  • Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah
  • Seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid.
  • Dua orang yang saling mencintai karena Allah dan keduanya bertemu dan berpisah karena Allah.
  • Seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan kaya raya, namun lelaki itu menjawab : “Sungguh aku takut kepada Allah”,
  • Seseorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi
  • Seseorang yang mengingat Allah dalam kesendirian lalu mengalir air matanya.


Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada ALLAH.
Lelaki ini dari kecil sudah terbiasa Sholat 5 waktu, mempelajari zikir, menghadiri majelis ta’lim dan melakukan amal  shaleh yang lain, karena hakikatnya dorongan dan ajakan syahwat di masa muda mencapai puncaknya, kebanyakan awal penyimpangan itu terjadi di masa muda. Tapi tatkala seorang pemuda sanggup untuk meninggalkan semua syahwat yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala haramkan karena mengharap ridho Allah, maka dia sangat pantas mendapatkan keutamaan yang tersebut dalam hadits di atas, yaitu dinaungi oleh Allah di hari kiamat

Seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid
Lelaki inilah yang senantiasa sholat berjamaah 5 waktu di masjid, suka memakmurkan masjid, dan cinta masjid dan nantinya insya ALLAH lelaki ini yang akan dinaungi oleh ALLAH di hari kiamat.

Seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang cantik dan kaya raya, namun lelaki itu menjawab :
 “Sungguh aku takut kepada Allah”,
Lelaki ini diajak untuk berzina dengan wanita cantik dan kaya raya, tetapi karena imannya yang kuat dan  takutnya hanya kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala, maka lelaki ini menolak dengan penuh keyakinan, keteguhan dan iman didadanya.

Seseorang yang mengingat Allah dalam kesendirian lalu mengalir air matanya
Di golongan ini adalah seseorang yang terbiasa menangis air matanya pada saat sendiri dikarenakan akan dosa-dosa yang dia perbuat, dia takut ALLAH, yakin bahwa segala sesuatu yang diperbuat di dunia akan dipertanggungjawabkan di hari kiamat. Jika ada lelaki yang seperti ini sungguh luar biasa. Dan mudah-mudahan kita baik lelaki maupun perempuan bisa termaksud golongan yang selalu mengingat Allah dalam kesendirian. Jangan Cuma bisa galau dan nangis karena masalah cinta kepada manusia yang fana. Yah itu memang sifat manusiawi. Tapi seminimal mungkin hendaklah yang seperti itu dihindari. Mari kita intropeksi diri, mulai hari ini kita tanamkan rasa cinta kepada ALLAH Subhanahu Wa Ta’ala yang akan mudah membuat hati ini menangis karena-NYA.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat, Selamat hari jum’at yang penuh barokah, dan jangan lupa perbanyak sholawat. Allahumma sholli ‘ala sayyidina muhammad....


Sumber :
*Tausyiah AL Habib Munzir Al Musawa
*Hadits Shahih Bukhari








           
 



Minggu, 29 Juni 2014

Tips berpuasa dan studi kasus di lapangan

Tips berpuasa dan studi kasus di lapangan


Penulis : Ade setiawan hamba ALLAH yang hina /30/06/2014



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Sebelumnya selamat menjalankan ibadah puasa, semoga ibadah puasa di bulan ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Tulisan sederhana ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi penulis dan diambil dari tausyiah-tausyiah para alim ulama. Mudah-mudahan nasehat para alim ulama ini mampu kita terapkan dan mampu kita amalkan. Tentunya kita tidak ingin puasa kita cuma dapat haus dan lapar saja, maka dengan ini ada banyak contoh kasus di lapangan yang harus dihindari diantaranya :

* Hindari tontonan di tv, karena banyak tayangan yang menampilkan kemaksiatan seperti artis yang suka berpakaian seronok, sexy dan juga mungkin banyak iklan-iklan makanan dan minuman yang menggiurkan yang menggoda iman kita dalam berpuasa.
* Hindari sms-an ,whatsapp-an ,bbm-an, telepon-teleponan dan lain sebagainya dengan lawan jenis (yang bukan mahrom kita), karena tentunya tindakan ini juga  dapat menggugurkan pahala puasa kita.   
* Hindari berkumpul dengan teman yang suka ghibah, jika ditemukan temen seperti ini usahakan alihkan       pembicaraannya ke pembicaraan yang positif
* Jika ingin keluar rumah lebih baik jangan kecuali urusan yang  penting sekali, karena biasanya di lingkungan luar masih banyak gadis-gadis bahkan orang tua yang berpakaiannya tidak sopan, bangga dengan rok mininya, serta celana pendeknya yang di atas dengkul. Ini yang mengundang zina mata yang tentunya dapat menggugurkan pahala puasa kita.
* Hindari pemakaian internet untuk sementara, karena biasanya pada saat kita browsing-browsing sering terjadi iklan-iklan yang mengandung unsur sexual yang tidak sengaja kita melihatnya.

Adapun amalan-amalan yang bisa kita lakukan diantaranya :
* Perbanyaklah berzikir kepada ALLAH SWT seperti zikir ya hayyu ya qoyyum (1000x) dalam keadaan apapun  (zikir ini memperluar rizqi), membaca zikir subhanallahi wabihamdih(100x) setelah sholat shubuh ,zikir ini menggugurkan dosa-dosa kita walaupun dosa kita sebanyak buih di lautan dan masih banyak amalan-amalan zikir lainnya.
* Memperbanyak bacaan al quran
* Istiqomah sholat tahajud dan dhuha.
* Istiqomah taraweh , seorang ulama dari jawa timur (malang) memberikan nasehat kepada penulis, bahwasanya jika kita ingin mendapat malam lailatul qadr ,maka salah satu kuncinya harus istiqomah sholat tarawehnya yaitu tidak pernah bolong. 
* Memperbanyak bersedakah di bulan ramadhan.

Kelak ada 4 golongan yang dirindukan syurga yaitu 
* Golongan orang-orang yang senantiasa senang membaca kitab Al-Qur’an, baik dikala sibuk maupun senggang.
* Golongan orang-orang yang senantiasa menjaga lidahnya, tidak menggungjingkan orang lain. Kurangilah berbicara yang tidak perlu atau  lebih baik diam.
* Golongan orang-orang yang memberi makan orang yang lapar, termasuk didalamnya memberi makan saat berbuka puasa.
* Golongan orang-orang yang menjalankan ibadah puasa ramadhan karena Allah SWT.



Semoga ALLAH Subhanahu wa ta'ala menerima amal ibadah puasa kita...
wassalamualaikum warahmatullahi wabaraktuh



sumber:
*Al hadits
*Tausyiah K.H. Muhammad arifin ilham
*Tausyiah K.H. luthfi bashori
*pengalaman pribadi


Selasa, 05 November 2013

Dahsyatnya “SHOLAWAT “

Dahsyatnya “SHOLAWAT “

penulis : ade setiawan

Pernah ku dengar tausyiah almarhum al habib munzir bin fuad almusawa .. habib munzir berkata 
“
Tulislah sebuah kata Sholawat kepada nabi besar Muhammad Shollallahu’alaihi wa sallam di kertas ,buku,atau di media manapun baik itu kertas,cetak ,internet “
insya ALLAH dengan ditulisnya kalimat yang agung ini maka
para MALAIKAT beristighfar memohon ampunan dosa untuk mereka yang menulis kalimat sholawat ini sampai tulisan itu hilang .... maka dengan ini ku tulis

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَّى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
ALLAHUMMA SHOLLI’ ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD ....

dan satu hal lg ..
JANGAN LUPA jika mendengar nabi besar Muhammad Shollallahu’alaihi wa sallam disebut dimanapun maka WAJIB menjawab

ALLAHUMMA SHOLLI WA SALLIM WA BARIK’ALAIH

Ingat ! Dimanapun berada (kecuali ditempat yg tdk suci) maka WAJIB menjawab baik didalam hati maupun diucapkan secara lisan ,jika tidak menjawab maka tergolong orang2x yang sombong...naudzubillahi min zhalik ...

akhir kata penulis mohon maaf jika ada salah kata dalam penulisan
maklum saya hanya hamba ALLAH yang dhoif ...
dan saya mengucapkan

Selamat tahun baru 1435 Hijriah .....

semoga ditahun ini kita lebih baik dari tahun sebelumnya ...